February 9, 2017

Not This.

When I stopped caring,
you and your selfish soul,
still want me to think about you.
But all that’s left was just hatred and rage.
But, luckily,
No.
This isn’t what I want.
I don’t want to hate you,
nor like you.
I just want to forget you.
Share:

January 22, 2017

Ikhlas?

Dalam dunia ini, apa perkara yang kau rasa paling sukar didapatkan?
Harta? Dunia moden ini hanya alasan yang jadi penghalang.
Cinta? Zaman sekarang, cinta boleh dibeli.
Bagi aku satu perkara yang paling susah untuk aku dapatkan ialah
Ikhlas.

Ya, aku masih belajar untuk ikhlas.
Terkadang aku keliru, berapa peratus aku ikhlas, berapa peratus aku tidak.
Permainan persoalan ini terus bermain dalam rongga kepala ini.
Saat aku "ikhlas" bersedekah, tetapi dalam hati ini aku berharap semoga sedekah ini dibalas-Nya.
Saat aku membantu mereka, niat ini memang ikhlas. Bila tiba saat aku ingin dibantu, dan mereka tiada, jiwa ini mengungkit. Masa ak
Share:

January 21, 2017

Some thought

So i got different types of moods.


Sometimes i just wander around and watches people living their life, and think, ‘isnt it amazing that every person got their own problems and still struggling and living for tomorrow’

and sometimes i feel like, this world sucks. How can people live in it with sooooo many unsolved problems?

But sometimes, i think that, this is life. No matter how bad, how freaking annoying that day or moments was, we still and we need to fight for tomorrow.

Yes, we are unsure about what is going to happen tomorrow. But shouldn’t we live our life like there’s no tomorrow?

(and right now, im just on those motivational-moods. But not for long)
Share:

August 15, 2016

Tunggu

Pasti punya laut dalam kepalaku,
Yang ku dengar cuma hamparan ombak
Memecahkan antara khayalan dan realiti
Dan sebenarnya aku termanggu
Disudut paling ceruk kamarku

 Pasti sumringah kiranya
Andai kita bersama
Menikmati hari-hari tanpa noda
Apakan daya seorang anak muda
Terhampar beratus batu dari keluarga
Disini aku berpijak jauh dari negeriku

Aku berjalan, jauh dari sampingmu
Aku berteduh, tanpa naunganmu
Aku bersandar, tanpa hangat pelukmu
Meski tanpa kehadiranmu,
Aku akan tetap berkerja
Dan terus berkarya
Menuntut ilmu demi masa depan kita

Akan ku terus bertahan,
Meski kau jauh dariku
Meski kau tak di sisiku
Kerna aku tahu
Doamu disetiap hembusan nafasmu
Senantiasa mengiringi setiap langkahku.

Tunggu aku…
Akan ku persembahkan pada kamu
Mahkota ilmu. Yang aku cita-citakan
Yang membuatkan aku sanggup berpisah darimu
Tunggu aku…
Kembali ke teratak singgahsana mu
Dengan mahkota itu di kepalaku.
Share:

May 20, 2016

Sangkar kecewa



Wau, nun, alif

Sedih, memendam perih
mengalir dalam jiwa
tanpa ku sangka
hati batu ini
boleh pecah
dipanah kata-kata
saat kau ucap kepadaku
“kita tidak mampu bersama”.

Aku tidak bisa mendakapmu
aku tidak mampu menggapai mu
ingin sekali aku jalani hidup lebih dekat dengan mu
waktu itu ku jalani hidupku dengan senyum dan tawa mu
seandainya hati ini bisa bicara
takkan ada sesak dalam rusuk padat.

Seandainya kau tahu
bagaimana cinta ini hadir mengisi hatiku
dengan bodohnya aku mengharap
agar kau mengerti perasaanku
agar kau sama rasaku
namun khayalan bodohku itu
bertolak dengan realiti


Kau hanyalah fatamorgana yang menyakitkan
sebuah badai dalam hidupku
kenapa dengan hati ini?
ku terlanjur tak bisa menghapus rasa ini
meski kau sudah ku relakan

waktu itu baru terjawab olehku
bahawa cintamu bukan untukku
sesak batin ini menahannya.


Tapi datang persoalan baru
adakah aku harus selalu
mengalah dan berkorban demi cinta
yang tidak pernah bisa menjadi milikku?

Share:

March 19, 2016

Cinta

Manusia itu kian rakus
bolong-bolong hati disuap nafsu
jiwanya dibutakan dengan ambisi dunia
darjatnya cinta itu dahulu diukur dengan setia
hari ini, cinta diukur dengan berapa ramai
permainan yang tidak ada pemenang.

Mengapa anak muda?
Mengapa jalan yang salah kau pilih?
Seolahnya mengejar cinta itu lebih ghairah
dari menghafal surah
bebaskanlah dirimu dari dijajah
oleh sesiapa atau apa-apa sahaja
kalau kau sibuk bermain cinta,
bila agak akan kau mengerti maknanya cinta?

Share:

February 28, 2016

Siapa tahu?

Siuman secara zahir
Majnun di dalam batin.

Share:

Tidak sama.

Masa tidurku tak seperti kamu
mengapa begitu? Aku tidak tahu
masa kau tidur aku berkarya
masa kau kerja aku terlena
dan bila masa kau pulang aku pula bekerja
rotasi masa sama situasi berbeza
cerita ku benar bukan direka
boleh kau intai aku dari jendela mata
jika ingin mengenal diriku yang hina.

Lawak jenaka kadang aku lontar
kdang terdiam melihat manusia
gelagat, pelat kita tak serupa
namun hakikat dari Maha Esa
selesa perut tak perlu ku ikat
cemuhan musuh? Telinga ku tambat
selepas subuh masa ku berehat.

Adakah benar aku berehat?

Share:

May 20, 2015

Si Pungguk Maya

Aku adalah pungguk
mengelam dan menghiba
gundah yang tercipta
keluar semua rasa
rinduku terperuk.

Pernah sekali aku tatap atap angkasa
dimalam yang gelita pekatnya
saat aku cuba menggapai bintang
aku terlena dek kerdipannya
disitu hadirmu sang purnama
tanpa sedar menyinari malam ku.

Tertari senyum dalam hati
terkenang kisah kasih sejati
antara kau, aku dan sunyi
cinta bertaut penuh misteri
dalam cahaya dan kalbu
dalam hitam ku tunggu selalu.

Aku adalah pungguk
hanya bisa menatap
dan terus berharap
agar cercahan cahayamu dapat ku peluk.

Ah.. pelukanmu hanya bayangan
yang tidak jadi nyata
kerna dikau adalah bulan
sedangkan aku si pungguk maya.
Share:

May 12, 2015

Setia.

Selesai sujud menghadap-Nya,
lantas jemari ini menggapai handphone,
sendirian tersengih,
penangan whatsapp barangkali,
penangan wechat barangkali,
penangan facebook barangkali,
penangan instagram barangkali.

Lincah jemari mengetuk-ngetuk skrin telefon,
terlalu laju, terlalu asyik,
sampai terleka adab dengan Tuhan.
zikirnya tiada,
alunan cinta untuk-Nya juga tiada,
apatah lagi, doa.

Kita ambil enteng,
kita pandang sebelah mata.
kelak bila ditimpakan musibah,
saat mana hati kita remuk,
terjatuh tersungkur,
tiada daya untuk bangkit,
saat mana kita rasakan tidak mampu,
disitu doa kita jadi kyusuk,
disitu zikirnya jadi kyusuk,
alunan surat cinta dari-Nya dibiar menyusup dalam hati.

Bila susah kita cari Allah,
bila kita rasa senang, mudah kita melupakanNya.
Cuba belajar untuk setia.
Setia bercinta denganNya tidak kira susah dan senang.

Selamat bercinta dengan pencipta cinta.
Share: